Filosofo dasar Pendidikan Holistik
Pendidikan holistik adalah pendidikan untuk membangun tumbuh kembang anak dengan mengembangkan segala potensi yang ada pada diri anak secara seimbang yang nantinya menghasilkan kebijaksanaan dan nilai-nilai kemanusiaan sehingga dapat melahirkan generasi bangsa yang merupakan cikal bakal dari Profil Pelajar Pancasila yang Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia: Pelajar Indonesia yang berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, pelajar yang memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Mandiri: Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya dan memiliki kesadaran akan diri dan sistuasi yang dihadainya.
Bernalar Kritis: Pelajar
Indonesia yang mampu secara objektif memproses informasi, baik kualitatif
maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi,
menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Gotong Royong:
Pelajar Indonesia yang memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan secara
bersama-sama, berkolaborasi dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan
dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Berkebinekaan Global: Pelajar Indonesia
mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya dan tetap berpikiran
terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling
menghargai dan kemungkinan terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak
bertentangan dengan budaya luhur bangsa.